HIPERTENSI ( TEKANAN DARAH TINGGI )

Posted by dragon on Friday, 21 October 2011

Dulu Hipertensi diidentikkan sebagai penyakit orang kaya karena sering mengonsumsi makanan enak berlemak tinggi. Hal ini tidak valid lagi, karena berdasarkan data penyakit ini diderita seluruh lapisan masyarakat. Penyakit ini juga memberikan kerugian Ekonomi yang sangat besar yang mencapai ratusan
triliun rupiah.

Hipertensi adalah Tingginya Tekanan Darah yang meningkat dari standar batas normal. Tekanan darah menunjukkan tingkat kekuatan dorongan darah pada permukaan pembuluh darah pada saat jantung
berkontraksi dan relaksasi.

Dalam banyak kasus Hipertensi, 95% diantaranya tidak diketahui sebabnya dan terjadi dengan
sendirinya. Tetapi ada beberapa faktor pemicu terjadinya hipertensi yaitu: KETURUNAN, JENIS
KELAMIN, USIA, KEGEMUKAN, POLA MAKAN, GAYA HIDUP yang TIDAK SEHAT, STRES, dll.
Hipertensi tidak mengenal umur, mulai dari anak-anak sampai orang tua dapat mengalami Tekanan
Darah Tinggi. Tekanan darah cenderung meningkat ketika seseorang beranjak tua dan banyak orang tidak
menyadarinya. Seseorang dikatakan hipertensi apabila tekanan darah lebih dari 140/90 mmhg.

KLASIFIKASI HIPERTENSI (TEKANAN DARAH TINGGI)
  1. Hipertensi Ringan : 140/90 mmhg – 159/99 mmhg
  2. Hipertensi Sedang : 160/100 mmhg – 179/109 mmhg
  3. Hipertensi Berat : Lebih dari atau sama dengan 180/110 mmhg
Gejala-gejala Hipertensi yang dapat terjadi antara lain :
  1. Pusing dan Sakit kepala hebat dengan tiba-tiba
  2. Sulit tidur, Sering gelisah, Mudah marah (emosi tidak stabil)
  3. Mata berkunang-kunang, mudah lelah
  4. Sesak nafas, Jantung berdebar-debar
  5. Terasa nyeri dan tegang pada leher bagian belakang.
Yang ditakutkan dari Hipertensi adalah komplikasinya keseluruh tubuh yang dapat berupa:
  1. Stroke
  2. Serangan Jantung yang tiba-tiba
  3. Gagal Jantung
  4. Gagal Ginjal, dll
Kita dapat memiliki tekanan darah yang normal dengan cara memodifikasi gaya hidup
atau ditambah dengan bantuan Obat Anti Hipertensi. Beberapa hal yang dapat kita
lakukan:
  1. Olahraga secara teratur seperti jogging/jalan cepat, bersepeda, dll (dapat membantu menurunkan berat badan, membakar lebih banyak lemak, membuat jantung lebih kuat).
  2. Mengurangi berat badan bila terdapat kelebihan berat badan.
  3. Diet rendah garam (termasuk dari ikan asin, telur asin).
  4. Diet rendah lemak dan rendah kolesterol dalam makanan.
  5. Berhenti merokok, konsumsi alkohol, kopi dan tuak karena bisa mempengaruhi kerja jantung dan pembuluh darah.
  6. Pelajari cara mengendalikan stres. Apabila anda sedang stres carilah cara yang dapatmembuat anda menjadi rileks dan tenang.
  7. Istirahat bila tegang atau lelah, lakukan pelemasan pada otot-otot yang tegang.
  8. Minumlah obat secara teratur sesuai petunjuk dokter (jangan berhenti minum obat atas inisiatif sendiri).
  9. Periksa secara teratur tekanan darah anda agar terkontrol dengan baik, sehingga akan mencegah timbulnya komplikasi.
Sumber : email seorang teman.

{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment